Lewati ke konten utama
Porsi PDB nonmigas: 55% PDB riil 2025 |Tingkat pengangguran warga Saudi: 7,2% Kuartal IV 2025 |Aset kelolaan PIF: USD 1,21 triliun Realisasi 2025 |FDI terhadap PDB: 2,8% Data terbaru 2025 |Partisipasi perempuan dalam angkatan kerja: 33,9% Data terbaru 2025 |Peringkat kredit: Aa3/A+/A+ Moody's/Fitch/S&P |Pertumbuhan PDB: 4,5% Pertumbuhan riil 2025 |Jemaah umrah internasional: Lebih dari 18 juta 2025 |Porsi PDB nonmigas: 55% PDB riil 2025 |Tingkat pengangguran warga Saudi: 7,2% Kuartal IV 2025 |Aset kelolaan PIF: USD 1,21 triliun Realisasi 2025 |FDI terhadap PDB: 2,8% Data terbaru 2025 |Partisipasi perempuan dalam angkatan kerja: 33,9% Data terbaru 2025 |Peringkat kredit: Aa3/A+/A+ Moody's/Fitch/S&P |Pertumbuhan PDB: 4,5% Pertumbuhan riil 2025 |Jemaah umrah internasional: Lebih dari 18 juta 2025 |
Beranda › Ensiklopedia Visi 2030 › Program Perumahan
Lapisan 1 program

Program Perumahan

Program Visi 2030 yang menargetkan tingkat kepemilikan rumah warga Saudi sebesar 70% pada 2030 melalui perluasan pasokan, pembiayaan hipotek, dan reformasi regulasi.

Donovan Vanderbilt · · 2 menit membaca
Program Perumahan — Ensiklopedia — Visi 2030 Arab Saudi

Program Perumahan Arab Saudi 2026: Sasaran dan Pelaksanaan

Program Perumahan adalah Program Realisasi Visi 2030 yang dirancang untuk meningkatkan kepemilikan rumah warga Saudi dari 47 persen pada 2016 menjadi 70 persen pada 2030. Dalam konteks 2026, program ini paling tepat dipahami melalui alokasi Sakani, subsidi hipotek, pasokan yang dipimpin ROSHN, serta reformasi regulasi yang memungkinkan pembiayaan perumahan jangka panjang berkembang dalam skala besar.

Ikhtisar

Keterjangkauan dan ketersediaan perumahan telah lama menjadi tantangan di Arab Saudi, khususnya bagi keluarga muda Saudi di kota-kota besar, tempat harga tanah dan biaya konstruksi tinggi. Program Perumahan menangani sisi pasokan maupun permintaan, melalui kerja sama antara pemerintah, sektor swasta, dan kemitraan pemerintah-swasta.

Dari sisi pasokan, program ini mempercepat pembangunan perumahan melalui pengembang seperti Roshn (pengembang komunitas nasional milik PIF) dan platform Sakani milik Kementerian Perumahan, yang mengalokasikan produk hunian — termasuk rumah siap huni, bidang tanah, dan pinjaman konstruksi — kepada keluarga Saudi yang memenuhi syarat. Sejak dimulai, program ini telah menyediakan ratusan ribu solusi perumahan.

Dari sisi permintaan, program ini mendorong perkembangan pasar hipotek Arab Saudi, yang nyaris belum ada sebelum 2016. Saudi Real Estate Refinance Company (SRC) dibentuk untuk menyediakan likuiditas bagi pemberi pinjaman hipotek, sehingga mereka dapat menyalurkan pinjaman perumahan jangka panjang. Reformasi regulasi mengurangi hambatan pemberian hipotek, sementara program pembiayaan bersubsidi pemerintah menurunkan biaya pinjaman perumahan bagi keluarga yang memenuhi syarat.

Fakta Utama

FaktaRincian
Target kepemilikan rumah70% pada 2030
Angka dasar (2016)47%
Platform utamaSakani (alokasi perumahan)
Pengembang utamaRoshn (PIF)
Pasar hipotekBerkembang dari basis yang nyaris nihil
Penyedia likuiditasSaudi Real Estate Refinance Company (SRC)
Solusi yang disediakanRatusan ribu produk perumahan

Peran dalam Visi 2030

Program Perumahan merupakan salah satu program penyediaan layanan sosial Visi 2030 yang paling terlihat, dengan dampak langsung terhadap jutaan keluarga Saudi. Kepemilikan rumah merupakan unsur utama pilar masyarakat yang dinamis, karena memberikan keamanan finansial, stabilitas komunitas, dan kualitas hidup. Keberhasilan program dalam meningkatkan tingkat kepemilikan rumah menjadi salah satu capaian Visi 2030 yang paling mudah diukur.

Program ini juga menghasilkan dampak pengganda ekonomi yang signifikan melalui kegiatan konstruksi, permintaan bahan bangunan, penyaluran hipotek, dan belanja rumah tangga untuk perabotan — sehingga perumahan menjadi pendorong utama kegiatan ekonomi domestik dan lapangan kerja.

Terkait