Otoritas Pemerintahan Digital
Otoritas Pemerintahan Digital (DGA) adalah lembaga pemerintah Arab Saudi yang bertanggung jawab mendorong transformasi digital layanan publik, menetapkan standar pemerintahan elektronik, dan mendukung ekosistem pemerintahan berbasis data di seluruh Kerajaan.
Gambaran Umum
Dibentuk pada 2021 melalui penggabungan beberapa fungsi pemerintahan digital, DGA berperan sebagai otoritas pusat untuk strategi dan penerapan digital pemerintah. Otoritas ini menetapkan standar, kebijakan, dan platform yang memungkinkan warga negara serta penduduk Arab Saudi mengakses layanan pemerintah secara digital, mengurangi birokrasi, meningkatkan efisiensi, dan memperkuat transparansi.
DGA mengawasi platform yang mencakup portal Absher (untuk layanan identitas, visa, dan urusan sipil), Platform Nasional Terpadu, serta berbagai layanan digital khusus kementerian. Otoritas ini mendorong penerapan komputasi awan di pemerintahan, inisiatif data terbuka, dan integrasi antarsistem pemerintah berbasis API. DGA juga menetapkan standar keamanan siber untuk aset digital pemerintah serta protokol perlindungan data.
Arab Saudi telah mencapai kemajuan signifikan dalam pemerintahan elektronik dan berada di antara para pemimpin global dalam Indeks Pembangunan Pemerintahan Elektronik Perserikatan Bangsa-Bangsa. Platform pemerintahan digital Kerajaan melayani jutaan transaksi setiap tahun, dengan tingkat adopsi tinggi berkat desain yang mengutamakan perangkat seluler dan penerapan wajib layanan digital dalam banyak proses pemerintah.
Fakta Utama
| Fakta | Rincian |
|---|---|
| Dibentuk | 2021 |
| Platform Utama | Absher, Platform Nasional Terpadu |
| Peringkat E-Government PBB | Termasuk pemimpin global |
| Bidang Fokus | Layanan elektronik, komputasi awan, data terbuka, keamanan siber |
| Transaksi | Jutaan per tahun di berbagai platform |
| Mandat | Standar dan kebijakan transformasi digital pemerintah |
Peran dalam Visi 2030
DGA berperan sentral dalam pilar Bangsa Ambisius Visi 2030, yang mencita-citakan pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel serta melayani warga secara efisien. Transformasi pemerintahan digital merupakan tujuan tersendiri sekaligus pendukung reformasi lain, mulai dari penyederhanaan perizinan usaha (untuk mendukung FDI), penyediaan layanan kesehatan digital (untuk mendukung transformasi kesehatan), hingga pengelolaan kota cerdas (untuk mendukung NEOM dan pembangunan perkotaan Riyadh).
Upaya otoritas ini membangun infrastruktur digital pemerintah yang interoperabel juga mendukung ambisi ekonomi data Arab Saudi serta tujuannya menjadi pemimpin regional dalam kecerdasan buatan dan inovasi digital.
