Lewati ke konten utama
Porsi PDB nonmigas: 55% PDB riil 2025 |Tingkat pengangguran warga Saudi: 7,2% Kuartal IV 2025 |Aset kelolaan PIF: USD 1,21 triliun Realisasi 2025 |FDI terhadap PDB: 2,8% Data terbaru 2025 |Partisipasi perempuan dalam angkatan kerja: 33,9% Data terbaru 2025 |Peringkat kredit: Aa3/A+/A+ Moody's/Fitch/S&P |Pertumbuhan PDB: 4,5% Pertumbuhan riil 2025 |Jemaah umrah internasional: Lebih dari 18 juta 2025 |Porsi PDB nonmigas: 55% PDB riil 2025 |Tingkat pengangguran warga Saudi: 7,2% Kuartal IV 2025 |Aset kelolaan PIF: USD 1,21 triliun Realisasi 2025 |FDI terhadap PDB: 2,8% Data terbaru 2025 |Partisipasi perempuan dalam angkatan kerja: 33,9% Data terbaru 2025 |Peringkat kredit: Aa3/A+/A+ Moody's/Fitch/S&P |Pertumbuhan PDB: 4,5% Pertumbuhan riil 2025 |Jemaah umrah internasional: Lebih dari 18 juta 2025 |
Lapisan 1 program

Jeddah

Kota terbesar kedua Arab Saudi dan pelabuhan utama di Laut Merah, sekaligus gerbang menuju Makkah serta pusat perdagangan, budaya, dan pariwisata.

Donovan Vanderbilt · · 2 menit membaca
Jeddah — Ensiklopedia — Visi 2030 Arab Saudi

Definisi

Jeddah adalah kota terbesar kedua di Arab Saudi, terletak di pesisir Laut Merah, di Wilayah Makkah. Kota ini menjadi pelabuhan komersial utama Kerajaan, gerbang utama bagi jemaah haji dan umrah, serta pusat budaya dan perdagangan yang dinamis.

Gambaran Umum

Dengan populasi lebih dari 4 juta jiwa, Jeddah secara historis merupakan kota paling kosmopolitan di Arab Saudi. Perdagangan dan ziarah selama berabad-abad telah membentuk kota ini dengan menghadirkan beragam budaya dan komunitas ke pesisirnya. Kawasan Jeddah Bersejarah (Al-Balad) ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada 2014, berkat arsitektur khas Hijaz dari batu karang dan perannya sebagai gerbang menuju Makkah.

Jeddah adalah kota pelabuhan utama Kerajaan di Laut Merah. Pelabuhan Islam Jeddah menangani porsi signifikan dari impor Arab Saudi. Bandara Internasional Raja Abdulaziz menjadi pintu masuk utama bagi jutaan jemaah haji dan umrah setiap tahun serta terhubung dengan Kereta Cepat Haramain untuk perjalanan lanjutan ke Makkah dan Madinah.

Di bawah Visi 2030, Jeddah mengalami pembangunan perkotaan yang signifikan, termasuk proyek tepi laut, Menara Jeddah (sebelumnya Kingdom Tower, direncanakan menjadi gedung tertinggi di dunia), distrik budaya, dan infrastruktur hiburan. Jeddah Season berkembang menjadi platform hiburan utama, berdampingan dengan Riyadh Season, sementara kawasan tepi laut Laut Merah di kota ini dikembangkan sebagai destinasi gaya hidup dan pariwisata.

Fakta Utama

FaktaRincian
PopulasiLebih dari 4 juta
ProvinsiWilayah Makkah
Situs UNESCOJeddah Bersejarah (Al-Balad), ditetapkan pada 2014
PelabuhanPelabuhan Islam Jeddah
BandaraBandara Internasional Raja Abdulaziz
Jalur KeretaKereta Cepat Haramain
Proyek IkonisMenara Jeddah
HiburanJeddah Season

Peran dalam Visi 2030

Peran Jeddah dalam Visi 2030 mencakup pariwisata (sebagai gerbang menuju kota-kota suci dan koridor pariwisata Laut Merah), logistik (sebagai pelabuhan utama Kerajaan di bagian barat), budaya (restorasi Al-Balad dan ekonomi kreatif), serta pembangunan perkotaan. Transformasi kawasan tepi laut, program hiburan, dan perluasan bandara kota ini mendukung sasaran pertumbuhan pariwisata Kerajaan.

Kedekatan Jeddah dengan Makkah menjadikannya sangat penting bagi Program Haji dan Umrah, sementara lokasinya di Laut Merah menghubungkannya dengan pengembangan pariwisata pesisir yang lebih luas di Red Sea Global, AMAALA, dan NEOM. Kota ini juga memperoleh manfaat dari pengembangan perumahan Roshn dan perluasan real estat komersial.

Terkait