Lewati ke konten utama
Porsi PDB nonmigas: 55% PDB riil 2025 |Tingkat pengangguran warga Saudi: 7,2% Kuartal IV 2025 |Aset kelolaan PIF: USD 1,21 triliun Realisasi 2025 |FDI terhadap PDB: 2,8% Data terbaru 2025 |Partisipasi perempuan dalam angkatan kerja: 33,9% Data terbaru 2025 |Peringkat kredit: Aa3/A+/A+ Moody's/Fitch/S&P |Pertumbuhan PDB: 4,5% Pertumbuhan riil 2025 |Jemaah umrah internasional: Lebih dari 18 juta 2025 |Porsi PDB nonmigas: 55% PDB riil 2025 |Tingkat pengangguran warga Saudi: 7,2% Kuartal IV 2025 |Aset kelolaan PIF: USD 1,21 triliun Realisasi 2025 |FDI terhadap PDB: 2,8% Data terbaru 2025 |Partisipasi perempuan dalam angkatan kerja: 33,9% Data terbaru 2025 |Peringkat kredit: Aa3/A+/A+ Moody's/Fitch/S&P |Pertumbuhan PDB: 4,5% Pertumbuhan riil 2025 |Jemaah umrah internasional: Lebih dari 18 juta 2025 |
Beranda › Ensiklopedia Visi 2030 › Cara Memulai Bisnis di Arab Saudi
Lapisan 2 program

Cara Memulai Bisnis di Arab Saudi

Panduan memulai bisnis di Arab Saudi: lisensi MISA, bentuk badan usaha, persyaratan modal, dan proses registrasi dalam kerangka Visi 2030.

Donovan Vanderbilt · · 4 menit membaca
Cara Memulai Bisnis di Arab Saudi — Ensiklopedia — Visi 2030 Arab Saudi

Cara memulai bisnis di Arab Saudi pertama-tama bergantung pada apakah pendirinya warga negara Saudi, GCC, atau negara lain, karena investor asing biasanya memerlukan lisensi MISA sebelum mendaftar ke Kementerian Perdagangan. Panduan ini membahas pemilihan bentuk badan usaha, perizinan, registrasi komersial, modal dan perbankan, pajak, GOSI, serta kepatuhan Saudisasi dalam kerangka reformasi Visi 2030 regulasi.

Langkah 1: Pilih Bentuk Badan Usaha

Arab Saudi menawarkan beberapa bentuk badan usaha. Perseroan Terbatas (LLC) merupakan bentuk yang paling umum bagi investor domestik maupun asing, mensyaratkan sedikitnya satu pemegang saham, dan memberikan perlindungan tanggung jawab terbatas. Perusahaan Saham Gabungan (JSC) sesuai untuk operasi yang lebih besar dan diwajibkan bagi entitas yang ingin mencatatkan saham di bursa Tadawul.

Kepemilikan perseorangan hanya tersedia bagi warga negara Saudi. Reformasi baru memperkenalkan LLC perseorangan, sehingga pengusaha perorangan berkewarganegaraan apa pun dapat mendirikan perseroan terbatas tanpa mitra. Kantor cabang dan kantor perwakilan juga tersedia bagi perusahaan asing yang ingin hadir di negara ini tanpa mendirikan entitas Saudi yang terpisah.

Langkah 2: Peroleh Lisensi yang Diperlukan

Bagi warga negara Saudi dan GCC, proses dimulai melalui Kementerian Perdagangan (MoC) lewat portal digital mc.gov.sa. Pengusaha memilih dari lebih dari 1,200 kegiatan usaha yang telah diklasifikasikan; sistem secara otomatis mengidentifikasi lisensi tambahan yang diperlukan berdasarkan kegiatan yang dipilih.

Investor asing harus terlebih dahulu memperoleh lisensi investasi dari Kementerian Investasi (MISA) melalui portal Invest Saudi. Permohonan ini memerlukan rencana bisnis, laporan keuangan auditan perusahaan induk, dan bukti pemenuhan persyaratan modal minimum. Setelah lisensi MISA diterbitkan, investor asing dapat melanjutkan registrasi di MoC.

Kegiatan tertentu memerlukan lisensi sektoral. Fasilitas layanan kesehatan memerlukan persetujuan Dewan Kesehatan Saudi. Jasa keuangan memerlukan lisensi SAMA atau CMA. Lembaga pendidikan memerlukan izin Kementerian Pendidikan. Usaha pangan memerlukan izin SFDA.

Langkah 3: Daftarkan Entitas Komersial

Registrasi Komersial (CR) diperoleh melalui portal MoC. Prosesnya memerlukan reservasi nama perusahaan (yang diverifikasi keunikannya dan kepatuhannya terhadap aturan penamaan), penyerahan anggaran dasar (yang disusun dalam bahasa Arab), identifikasi pemegang saham beserta persentase kepemilikan masing-masing, serta penetapan manajer perusahaan atau dewan direksi.

Seluruh proses CR untuk bentuk badan usaha standar dapat diselesaikan secara elektronik. Kementerian menerbitkan sertifikat registrasi komersial secara digital. Sertifikat ini menjadi dokumen identitas utama perusahaan untuk seluruh perizinan dan urusan perbankan selanjutnya.

Langkah 4: Modal dan Perbankan

Persyaratan modal minimum bervariasi menurut bentuk badan usaha dan kegiatan. LLC milik Saudi tidak memiliki modal minimum wajib menurut undang-undang, meskipun LLC asing berlisensi MISA umumnya memerlukan SAR 500,000 atau lebih, bergantung pada kegiatannya. JSC memerlukan modal minimum SAR 500,000.

Untuk membuka rekening bank perusahaan, diperlukan sertifikat CR, anggaran dasar, lisensi MISA (bagi entitas asing), serta dokumen identitas penandatangan yang berwenang. Bank-bank besar Saudi, termasuk SNB, Al Rajhi, dan Riyad Bank, memiliki tim perbankan korporasi khusus untuk rekening usaha baru. Pemrosesan biasanya memerlukan waktu satu hingga dua minggu.

Langkah 5: Registrasi Pajak dan Asuransi Sosial

Semua usaha harus mendaftar ke ZATCA untuk keperluan pajak. Perusahaan dengan pendapatan tahunan di atas SAR 375,000 wajib mendaftar untuk PPN. Entitas milik asing secara otomatis didaftarkan untuk keperluan pajak penghasilan badan. Entitas milik Saudi didaftarkan untuk zakat.

Pemberi kerja harus mendaftar ke Organisasi Umum Asuransi Sosial (GOSI) sebelum mempekerjakan karyawan pertamanya. Iuran GOSI wajib bagi semua karyawan, dengan tarif masing-masing sebesar 9.75 persen untuk pemberi kerja dan karyawan (warga negara Saudi), atau masing-masing 2 persen (pekerja asing).

Langkah 6: Rekrut Karyawan dan Patuhi Saudisasi

Semua usaha harus mematuhi program Saudisasi Nitaqat, yang menetapkan persentase minimum karyawan Saudi berdasarkan sektor dan ukuran perusahaan. Usaha baru biasanya memperoleh masa tenggang, tetapi harus menunjukkan rencana yang kredibel untuk memenuhi target Nitaqat dalam tahun pertama operasinya.

Kementerian Sumber Daya Manusia dan Pembangunan Sosial (MHRSD) mengelola visa kerja karyawan asing melalui platform Qiwa. Pemberi kerja harus menunjukkan bahwa perekrutan tenaga kerja asing diperlukan untuk mengisi posisi yang tidak dapat diisi oleh talenta Saudi yang tersedia.

Biaya dan Jangka Waktu

LLC milik Saudi dengan proses sederhana dapat didirikan dalam tiga hingga lima hari kerja dengan biaya sekitar SAR 5,000 hingga SAR 15,000, termasuk biaya registrasi, lisensi awal, dan penyusunan dokumen hukum. Entitas milik asing biasanya memerlukan waktu dua hingga empat minggu sejak permohonan MISA hingga siap beroperasi penuh, dengan biaya SAR 25,000 hingga SAR 100,000, bergantung pada kompleksitas kegiatan dan biaya jasa penasihat hukum.

Infrastruktur Pendukung

Monsha’at (Otoritas Umum Usaha Kecil dan Menengah) menyediakan dukungan luas bagi usaha baru, termasuk program pembiayaan, inkubator, ruang kerja bersama, dan layanan konsultasi. Program Kafalah memberikan jaminan pinjaman bagi UKM sehingga memudahkan akses pembiayaan bank bagi usaha dengan agunan terbatas. Dukungan tersebut turut berkontribusi pada keberhasilan Arab Saudi melampaui target Visi 2030 untuk meningkatkan kontribusi UKM terhadap PDB menjadi 35 persen.