Cara Berinvestasi di Jasa Keuangan Arab Saudi
Sektor jasa keuangan Arab Saudi merupakan yang terbesar di Dewan Kerja Sama Teluk dan salah satu yang paling dinamis di kalangan pasar negara berkembang. Dengan total aset perbankan melebihi SAR 3,7 triliun, ekosistem fintech yang berkembang pesat, dan pasar modal yang sedang mengalami modernisasi struktural, Kerajaan menawarkan beragam jalur bagi investor sektor keuangan.
Gambaran Umum Sektor
Sektor perbankan Saudi terdiri atas 12 bank yang didirikan secara lokal, termasuk Al Rajhi Bank (bank syariah terbesar di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar), Saudi National Bank (SNB), dan Riyad Bank. Sektor ini memiliki permodalan kuat, dengan rasio kecukupan modal rata-rata jauh di atas persyaratan Basel III. Rasio kredit bermasalah termasuk yang terendah di kawasan.
Program Pengembangan Sektor Keuangan (FSDP) Vision 2030 menargetkan peningkatan kontribusi sektor keuangan terhadap PDB, pendalaman pasar modal, penguatan layanan keuangan digital, dan perluasan inklusi keuangan. Program ini bertujuan meningkatkan porsi transaksi nontunai menjadi 70 persen pada 2025, target yang pada praktiknya tercapai lebih cepat dari jadwal.
Jalur Investasi
Saham Publik. Semua bank besar Saudi tercatat di Tadawul dan dapat diakses oleh investor asing berkualifikasi. Saham bank Saudi termasuk dalam indeks MSCI Emerging Markets dan FTSE Russell, sehingga memberikan aliran investasi pasif. Perusahaan asuransi, perusahaan pialang, dan perusahaan induk keuangan juga diperdagangkan secara publik.
Fintech. Bank Sentral Saudi (SAMA) mengoperasikan sandbox fintech dan telah melisensikan banyak perusahaan fintech untuk pembayaran, pinjaman, teknologi asuransi, dan perbankan terbuka. Fintech Saudi, sebuah inisiatif di bawah FSDP, secara aktif mendorong ekosistem. Investor asing dapat berpartisipasi melalui modal ventura, perizinan langsung, atau kemitraan dengan lembaga keuangan Saudi yang sudah ada.
Asuransi. Pasar asuransi Saudi tumbuh pesat, didorong oleh asuransi kesehatan wajib, reformasi asuransi kendaraan bermotor, dan meningkatnya permintaan korporat. Sektor ini terfragmentasi, sehingga membuka peluang konsolidasi dan pertumbuhan. Otoritas Asuransi (sebelumnya diatur SAMA) mengawasi perizinan.
Manajemen Aset. Otoritas Pasar Modal (CMA) memberikan lisensi kepada perusahaan manajemen aset. Pasar Saudi mencatat pertumbuhan pada dana investasi real estat (REIT), reksa dana, dan ekuitas swasta. Manajer aset asing dapat mendirikan anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya atau bermitra dengan perusahaan lokal.
Infrastruktur Pasar Modal. Tadawul, yang kini berbentuk korporasi sebagai Saudi Tadawul Group, tercatat di bursa. Anak perusahaannya mencakup Saudi Exchange, Edaa (lembaga penyimpanan pusat), dan Muqassa (lembaga kliring). Entitas-entitas ini memberikan eksposur langsung terhadap pertumbuhan pasar modal.
Kerangka Regulasi
SAMA mengatur bank, perusahaan asuransi, dan penyedia pembayaran. CMA mengatur pasar modal, manajemen aset, dan perusahaan sekuritas. Kedua regulator telah memodernisasi kerangka perizinan untuk mengakomodasi pendatang asing. Kepemilikan asing 100 persen diizinkan untuk perusahaan jasa keuangan, meskipun lisensi perbankan bagi bank yang sepenuhnya dimiliki asing memerlukan persetujuan khusus.
Keuangan Syariah
Arab Saudi merupakan pasar keuangan syariah terbesar di dunia. Sekitar 70 persen aset perbankan telah sesuai dengan prinsip syariah. Penerbitan sukuk (obligasi syariah) oleh entitas Saudi memimpin pasar global. Investor yang mencari eksposur ke keuangan syariah akan menemukan penawaran Arab Saudi termasuk yang paling likuid dan beragam di dunia.
Pertimbangan Pajak
Entitas keuangan asing membayar pajak penghasilan badan sebesar 20 persen. Zakat berlaku bagi bank milik Saudi sebesar 2,5 persen dari kekayaan bersih. Pajak pemotongan atas dividen sebesar 5 persen dan dapat dikurangi berdasarkan perjanjian penghindaran pajak berganda. PPN Kerajaan sebesar 15 persen berlaku untuk sebagian besar biaya jasa keuangan, meskipun beberapa transaksi keuangan dikecualikan.
Risiko
Kinerja sektor perbankan berkorelasi dengan belanja pemerintah yang berkaitan dengan minyak. Kebijakan suku bunga mengikuti Federal Reserve AS karena patokan riyal terhadap dolar, yang sesekali dapat menimbulkan ketidaksesuaian dengan kondisi ekonomi domestik. Perubahan regulasi, meski secara umum ramah investor, memerlukan pemantauan cermat. Persaingan fintech dapat menekan margin di segmen perbankan tradisional.
Langkah Masuk
Untuk perbankan dan asuransi, hubungi SAMA mengenai persyaratan perizinan. Untuk kegiatan pasar modal, ajukan permohonan kepada CMA. MISA memfasilitasi lisensi investasi asing umum. Portal Fintech Saudi menyediakan sumber daya bagi perusahaan fintech yang ingin memasuki pasar.
Sektor keuangan Arab Saudi memadukan skala, stabilitas, dan lintasan inovasi dengan cara yang semakin jarang ditemukan di pasar negara berkembang. Pendalaman struktural pasar modal dan transformasi digital jasa keuangan memastikan peluang pertumbuhan selama beberapa tahun.
Lihat Profil Sektor Jasa Keuangan dan Profil Lembaga Tadawul.
